Sabtu, 29 Februari 2020

TINGKATKAN PENGETAHUAN, 34 ANGGOTA PMR MA YPI KLAMBU IKUTI PENDIDIKAN KEPALANGMERAHAN

Klambu (20/02)- Palang Merah Remaja (PMR) Unit MA YPI Klambu  kembali melakukan pembinaan terhadap 34 anggota PMR. Pembinaan anggota tersebut merupakan bagian dari runtutan program peningkatan kometensi anggota yang telah tertuang dalam program kerja PMR masa bakti 2019-2020. Kegiatan pembinaan anggota dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 20-21 Februari 2020 bertempat di aula pertemuan YPI Klambu. Kegiatan dibuka langsung oleh Waka Kesiswaan MA YPI Klambu Bapak Endra Wiratno, S.Pd., M.Si. 




Dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa pesan kepada peserta kegiatan, "Pendidikan bagi anggota PMR memiliki tujuan untuk mengembangkan skill anggota dalam rangka menjalankan tugas kepalangmerahan, maka ikutilah diklat ini dengan sungguh-sungguh. Pahami semua materi yang disampaikan, sehingga kalian dapat mempraktikkannya di madrasah pada khususnya dan lingkungan sekitar kalian pada umumnya, sehingga kalian dapat memberikan manfaat bagi orang disekitar kalian". Beliau juga menambahkan agar semua peserta dapat menjaga kesehatan selama kegiatan berlangsung karena cuaca pada saat ini sangat dingin sehingga setelah kegiatan selesai semua peserta dapat pulang dalam kondisi sehat pula.

Pembiaan dalamrangka peningkatan potensi anggota tahap dua ini difokuskan pada lima jenis materi yang disampaikan oleh Tim pemateri PMI Kabupaten Grobogan diantaranya, Kepalangmerahan disampaikan oleh Bapak Kasan, Kepemimpinan disampaikan oleh Bapak Joko, Pertolongan Pertama disampakan oleh Bapak Yogi, Perawatan Keluarga disampaikan dan Sekolah Aman oleh Bapak Heppy, dan Menegemen PMR disampaikan oleh Bapak Martin.  Lima jenis materi tersebut diharapkan mampu dikuasai oleh peserta kegiatan, sehingga tujuan dari peningkatan kompetensi anggota dapat benar-benar terealisasikan.

Uswatun selaku ketua panitia kegiatan menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut adalah penanaman karakter kepemimpinan bagi anggota PMR, peningkatan kompetensi berdasarkan 5 jenis materi melalui uji tulis dan uji praktik serta Monitoring dan evaluasi pembinaan anggota PMR MA YPI Klambu. Hasil penilaian selanjutnya akan digunakan sebagai pedoman perencanaan program pendidikan berikutnya yang disesuaikan dengan hasil penilaian saat pendidikan anggota tahap II. 

Selama kegiatan semua peserta terlihat antusias mengikuti semua kegiatan pendidikan hingga ahir. Setelah semua kegiatan selesai semua peserta mengikuti kegiatan evaluasi yang dipandu oleh ketua panitia dan kemudian dilanjutkan mengikuti kegiatan penutupan kegiatan. Tepat Pkl 14.30 wib Acara ditutup langsung oleh pembina PMR MA YPI Klambu dan selanjutnya peserta kembali ke rumah masing-masing.

Senin, 10 Februari 2020

ENAM ANGGOTA PMR MA YPI KLAMBU IKUTI KEGIATAN DINUS FIRST AID DI UDINUS SEMARANG

SEMARANG-Siswa Madrasah Aliyah YPI Klambu raih peringkat 5 dalam ajang Dinus First Aid Competition (DFAC) se- Jawa Tengah di Universitas Dian Nuswantoro Semarang (UDINUS) pada hari Rabu 22 Januari 2020. Perlombaan yang diselenggarakan setiap tahun ini diikuti oleh sekitar 69 siswa yang berasal dari  SMA/SMK/MA Se- Jawa Tengah.

Pada Kegiatan tersebut hanya ada satu jenis cabang perlombaan yakni cabang Praktik Pertolongan Pertama (PP). Kontingen MA YPI Klambu yang dimotori oleh Enam anggota yaitu  Cindi Triulia, Lisa Nor Aulia, Maria Ulfa, Dyah Eka Utami, Lilis, dan Zulfa Anisa ini mendapatkan hasil cukup baik yakni berada di peringkat 5 pada perlombaan tersebut.

Nely selaku Pembina  pedamping menyampaikan, “ Hasil yag diperoleh tim kami merupaka sebuah kebanggan tersediri, terlebih kegiatan ini merupakan even yang besar dan pesertaya sagat banyak sehingga persaingan dalam perlombaan ini pun pastinya sangat ketat terlebih jenis lombanya hanya ada satu yang diperebutkan oleh semua kontingen yang ikut. Walaupu demikian tim kami tetap berusaha untuk meampilkan yang terbaik dengan berlatih secara tekun agar dapat mengimbangi kemampuan peserta lainnya”.

Kepala MA YPI Klambu Moh. Kanif merasa bangga atas hasil yang di  peroleh anak didiknya. “ Hasil ini merupakan sebuah kebanggaan bagi madrasah kita, walaupun belum bisa masuk tiga besar  tetap kita harus bersyukur atas hasil ini. Pastinya tidak mudah untuk mencapai target. Hasil ini pastinya akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk keikutsertaan kami di even berikutnya. Kenapa demikian karena dengan bersiap diri sejak dini maka tim bisa mendapatkan hasil sesuai jeripayahnya. Mengingat peserta kegiatan ini berasal dari sekolah-sekolah besar tentunya tantangannya cukup berat. Jadikalah hasil ini sebuah semangat untuk kembali berprestasi di even perlombaan berikutnya”, ungkap Moh. Kanif.

Moh Kanif menambahkan, “perlombaan itu juga sebagai ajang silaturahim antar sesama anggota PMR serta sebagai sarana belajar diluar kelas untuk mencari pengalaman serta mempraktikkan pengetahuan yang sudah diperoleh melalui latihan. Diharapka setelah kegiatan perlombaan ini para peserta dapat mengambil banyak pelajaran pentig untuk pengembangan diri dan kemajuan madrasah kita”.

Sabtu, 21 Desember 2019

PMR MA YPI KLAMBU KEMBALI REKRUT 48 ANGGOTA BARU

Klambu (7/11)– Sebanyak 48 anggota Palang Merah Remaja (PMR) Unit MA YPI Klambu mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar(Diklatsar) di Gedung pertemuan YPI Klambu tanggal 7-8 Nopember 2019. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan pembinaan, perekrutan dan pengesahan anggota baru PMR Unit MA YPI Klambu tahun 2019. 
Kegiatan Diklatsar PMR Tahun 2019 dibuka secara langsung oleh Bapak Endra Wiratno, S.Pd, M.Si selaku Waka Kesiswaan MA YPI Klambu.

Dalam sambutannya Bpk Endra Wiratno memaparkan PMR atau Palang Merah Remaja ialah sebuah wadah kegiatan kepalang merahan yang memiliki fungsi pembinaan generasi muda dalam upaya penanaman nilai-nilai kemanusiaan atau kepedulian terhadap sesama. kegiatan ini sangat positif, semoga para relawan khususnya remaja dapat memiliki rasa sosial dan peduli terhadap sesama” ungkap Endra.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut terselip beberapa macam acara diantaranya simulai dan pelatihan mengenai Norma dan Harapan, Kepalangmerahan, Pertolongan Pertama Kedaruratan Di Sekolah, dan Pendidikan Remaja Sebaya, dan Kepemimpinan.

Menurut ketua panitia kegiatan, Maria Ulfa, kegiatan Diklatsar merupakan kegiatan gabungan antara dua unit PMR, dimana kegiatan tersebut diikuti oleh 48 calon anggota PMR yang berasal dari MA YPI Klambu sebanyak 14 anggota dan 30 calon anggota PMR SMK Bina Bangsa Karangrayung Godong  ”Mereka diharapkan bisa memahami dan menjelaskan sejarah Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, memberikan pertolongaan pertama pada saat ada kejadian kedaruratan di sekitanya,  dan memiliki pemahaman terhadap gerakan kemanusian,” jelasnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan anggota PMR agar senantiasa siap memberikan bantuan dalam bidang kemanusian, mencetak kader-kader yang militan sesuai standar yang berlaku. Pada kegiatan ini turut hadir tim pemateri dari PMI Kabupaten Grobogan diantaranya, Bpk Marten, Bpk Happy, Bpk Cholil, Bpk Yogi. Pelatih PMI Kabupaten Grobogan akan memberikan pendampingan materi baik berupa praktik maupun simulasi kepada peserta kegiatan selama diklat berlangsung. (penulis:kasan)

Jumat, 18 Oktober 2019

MA YPI KLAMBU MENDOMINASI PEROLEHAN KEJUARAN PADA AJANG JUMBARA PMR KE-VI KABUPATEN GROBOGAN




Jangkungharjo- Palang Merah Remaja Unit MA YPI Klambu mendominasi hasil kejuaraan pada kegiatan Jumbara PMR ke-VI yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan pada tanggal 14-17 Oktober 2019 di Desa Jangkungharjo Kecamatan Brati. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari yang diikuti oleh sekitar 70 kontingen yang terdiri dari 11 kontingen PMR Mula, 31 kontingen PMR Madya dan 28 kontingen PMR Wira. 

Kegiatan Jumbara PMR ke-VI dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Bapak Dr. Ir. Moh Sumarsono, M.Si. Dalam sambutannya beliau menegaskan, jumbara tersebut merupakan kegiatan pembentukkan karakter dan kepribadian para peserta. Oleh sebab itu, ia meminta para peserta jumbara agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin dan penuh tanggungjawab karena semuanya akan bermanfaat bagi mereka sendiri maupun orang lain.
“Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah membangun sumberdaya manusia (SDM). Kegiatan jumbara ini menjadi salah satu wadah untuk membangun SDM yang terampil dan berpengetahuan dalam bidang kepalangmerahan,” ujarnya.
Soemarsono mengatakan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan. Selain membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana, PMI juga memiliki tugas memberi pertolongan pada korban kecelakaan. Dalam melaksanakan tugas, PMI selalu mengedepankan tujuh prinsip dasar palang merah dan bulan sabit merah. Yakni, Kemanusian, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan dan Kesemestaan.
Terdapat berbagai kegiatan yang diikuti oleh anggota PMR seperti kegiatan perlombaan dan kegiatan partisipan. Kegiatan yang dilombakan terdiri dari Youth Station, Jurnalistik Remaja, Kreasi Remaja, Desiminator Cilik, Aksi Cepat Tepat, Peta BKRK, Mading Promosi Kesehatan, PMR Favorit, Edutaiment, Karnaval, dan Wahana Kepalangmerahan. Adapun kegiatan partisipan terdiri dari Bhakti Masyarakat, Workshop Sekolah Siaga Bencana, Lokakarya Pembina, Konferensi PMR, Olahraga Persahabatan, dan Anjangsana.

Berdasarkan hasil penilaian kontingen PMR Unit MA YPI Klambu berhasil menjadi Juara Umum ditingkat Wira karena mendominasi perolehan kejuaraan yakni mendapatkan 4 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Hasil yang diperoleh tersebut meliputi:
  1.       Juara I Mading Promosi Kesehatan dengan total Nilai 93,50
  2.       Juara I Youth Station dengan total Nilai 88,92
  3.       Juara I Edutainment dengan total Nilai 97,90
  4.       Juara I Wahana Kepalangmerahan dengan total Nilai 82,68
  5.       Juara II Jurnalistik dengan total Nilai 76,00
  6.       Juara II Desiminator Cilik dengan total Nilai 97,75
  7.       Juara II PMR Teladan dengan total Nilai 91,00
  8.       Juara III Peta BKRK Overlay dengan total Nilai 71,50
  9.       Harapan I Aksi Cepat Tepat dengan total Nilai 36,2


Pembina PMR MA YPI Klambu Nely Muna menjelaskan hasil yang diperoleh kontingennya merupakan sebuah kebanggaan yang luarbiasa, “ hasil ini sangat membanggakan bagi kami, pesiapan demi persiapan selama kurang lebih 2 minggu kami jalankan untuk memenuhi target yang ingin kami capai. Alhamdulillah hingga berahirnya kegiata jumbara PMR ini, kontingen kami bisa mendominasi kejuaraan dan berhasil menjadi Juara Umum Jumbara PMR tahun 2019”. Hasil tersebut terasa istimewa, hal ini dikarenakan saya baru pertama kali ditunjuk untuk menjadi pembina PMR dan harus membina kegiatan yang cukup besar ditingkat kabupaten. Walaupun demikian tugas ini tetap saya jalankan dengan baik untuk memenuhi target yang ingin kami capai.
Moh. Kanif, S.Ag selaku kepala madrasah mengucapkan selamat kepada kontingen MA YPI Klambu atas raihan prestasi yang didapat disela menyambut kepulangan kontingen jumbara MA YPI Klambu. “ Selamat atas hasil yang diraih, kalian sungguh luarbiasa. Dengan hasil yang diraih yakni Juara Umum Jumbara PMR tahun 2019 ini, jadikanlah sebagai semangat untuk terus berprestasi ditingkat apapun dan jangan pernah sombong atas hasil yang diraih ini”. Kanif menambahkan, Madrasah akan terus memberika dukungan dan dorongan untuk pengembangan potensi siswa-siswi MA YPI Klambu dalam kegiatan apapun demi kemajuan Madrasah.
Kegiatan Jumbara PMR Ke-VI kemudian ditutup pada hari kamis oleh kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan yang diikuti oleh semua peserta kegiatan dan dilanjutkan pengumuman hasil kegiatan. (Penulis: Cindy)

Selasa, 15 Oktober 2019

TANAMKAN JIWA KEPEMIMPINAN, SEBANYAK 155 ANGGOTA PMR MADYA TERAPKAN POLA PEER SUPPORT MELALUI YOUTH STATION


Jangkungharjo- Sebanyak 155 anggota PMR Madya mengikuti kegiatan Youth Station kepalangmerahan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu (16/10) atau hari ketiga Jumbara PMR Kabupaten Grobogan pada pkl 08.00-17.00 wib yang diikuti oleh lima orang perwakilan kontingen PMR Madya.

Youth Station adalah sebuah kegiatan traveling kepalangmerahan yang terdiri dari lima pos pengetahuan yaitu pos kepemimpinan, pos pendidikan remaja sebaya, pos pertolongan pertama, pos donor darah, dan pos perawatan kedaruratan dirumah. Kegiatan tersebut diramu dalam sebuah metode yang menarik berupa penerapan Peer Support yang mana para anggota PMR harus mampu memberikan dukungan, bantuan, serta semangat kepada teman sebaya melalui sebuah kegiatan kepalangmerahan.

Penerapan Peer Support pada kegiatan PMR Madya bertujuan untuk melatih anggota PMR agar mampu memberikan Support kepada teman sebaya untuk mencapai sebuah cita-cita yang mulia. Sehingga dalam perkembangan sikolog  anggota PMR dapat terus berkembang mengikuti pola pembinaan yang baik dan benar.

Dalam praktiknya peserta kegiatan membuat sebuah media yang berisi materi kegiatan yang harus disampaikan kepada teman sebayanya melalui kegiatan diskusi kelompok yang dilaksanakan di pos-pos sekitar lokasi kegiatan Jumbara. Kegiatan travelling Youth Station kepalangmerahan ini terasa sangat menyenangkan karena terdapat sesi tanya jawab dan berdiskusi yang membuat kegiatan ini semakin seru dan asik. (Reporter: Mahfuzh)

MELALUI KEGIATAN JUMBARA, ANGGOTA PMR DITUNTUT MAMPU MEMPROMOSIKAN KESEHATAN KEPADA MASYARAKAT


Jangkungharjo – Sebanyak 70 anggota Palang Merah Remaja (PMR) mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik remaja. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 14-16 Oktober 2019 di lokasi tenda BPBD yang berada di area kegiatan Jumbara PMR. Pelatihan jurnalistik tersebut diisi langsung oleh kak Zulkifli yang merupakan salahsatu wartawan suara merdeka. Tujuan pelatihan jurnalistik tersebut adalah agar anggota PMR dapat secara bijak menggunakan media social dengan baik seperti memanfaatkan internet untuk kegiatan promosi kesehatan kepada masyarakat umum.
Pelatihan tersebut terasa sangat menyenangkan karena diramu dalam suasana diskusi yang sangat menarik. Peserta yang mengikuti kegiatan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dengan anggota kelompok terdiri atas empat anggota PMR Wira, tiga anggota PMR Madya dan satu anggota PMR Mula. Pembentukan kelompok tersebut sebagai salahsatu proses penerapan Tri Bhakti PMR dan praktik kepemimpinan dalam menejemen kelompok.
Selama proses pelatihan pada hari pertama banyak pertanyaan yang diutarakan oleh peserta kegiatan salahsatunya tentang bagaimana menyusun berita agar materi yang dimuat dapat terlihat menarik oleh para pembaca. Setelah pelatihan tersebut peserta pelatihan diberikan tugas untuk membuat liputan tentang kegiatan Jumbara seperti pembuatan mading promosi kesehatan yang dibuat oleh para peserta Jumbara. Setelah melakukan peliputan peserta kegiatan menyusun berita yang ingin dibuat dan harus dimuat melalui berbagai media seperti Instagram, Facebook, Blog, Web, dan berbagai media lainnya. Berita yang telah dibuat tersebut kemudian dikumpulkan kepada panitia kegiatan dan dilanjutkan evaluasi proses.
Memasuki  hari kedua kegiatan jumbara Palang Merah Remaja (PMR) ke VI Kabupaten Grobogan, peserta melanjutkan kegiatan diskusi jurnalistik serta melakukan liputan tentang pembuatan mading promosi kesehatan oleh anggota PMR yang berada di masing-masing tenda peserta Jumbara. Mading promkes tersebut dijadikan sebagai bahan dalam penugasan peserta Jumbara dengan tujuan mempromosikan kegiatan PHBS dimasyarakat dan sebagai salahsatu bagian dari pengamalan Tri Bhakti PMR.
Anggota PMR harus mulai ikut andil dalam menyukseskan program-program pemerintah utamanya terkait target keluarga sehat dan sejahtera. Melalui pelatihan jurnalistik ini diharapkan semua anggota PMR dapat berperan aktif dalam pembuatan berita tentang kesehatan sehingga dapat dijadikan sebagai sarana pemberian informasi kepada masyarakat tentang bagaimana penerapan PHBS baik yang dilakukan di rumah, tempat kerja, maupun di lingkungan lainnya. Setelah melakukan liputan tentang pembuatan promosi kesehatan oleh anggota PMR peserta pelatihan diberikan tugas untuk membuat berita untuk unggah di beberapa media sosial. (Penulis: Mahfidz)

Senin, 14 Oktober 2019

SEBANYAK 112 ANGGOTA PMR ANTUSIAS MENGIKUTI KEGIATAN WAHANA KEPALANGMERAHAN


Jangkungharjo- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan menyelenggarakan kegiatan Jumpa Bakti dan Gembira (JUMBARA) PMR ke-VI di lapangan utama Desa Jangkungharjo Kecamatan Brati. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari yakni tanggal 14-17 Oktober 2019 yang diikuti oleh sekitar 73 kontingen yang terdiri dari 11 kontingen PMR Mula, 31 kontingen PMR Madya dan 28 kontingen PMR Wira.
Kegiatan Jumbara PMR ke-VI dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Bapak Dr. Ir. Moh Sumarsono, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan tentang pentingnya penanaman jiwa kemanusiaan pada generasi muda yang berdasar pada Tujuh Prinsip Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. “Tujuh prinsip gerakan palang merah dan bulan sabit merah tidak cukup hanya dibaca dan dihafal tetapi juga harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari”. Beliau juga menambahkan  bahwa masyarakat sekarang sudah mulai hilang rasa kemanusiaannya, ketika ada kejadian kecelakaan masyarakat cenderung sungkan untuk memberikan pertolongan dan hal yang mereka lakukan justru adalah mengambil handphone kemudian memotret kejadian tersebut dan dibagikan kepada teman-temannya. Perlu adanya pendewasaan terhadap masyarakat tentang bagaimana menyikapi kasus tersebut sehingga masyarakat dapat secara bijak menyikapi hal tersebut.

Terdapat berbagai kegiatan yang akan diikuti oleh anggota PMR seperti Youth Station, jurnalistik remaja, kreasi remaja, ngobrol bareng PMR, desiminator cilik, aksi cepat tepat, peta BKRK, bhakti masyarakat, mading promosi kesehatan, workshop sekolah siaga bencana, PMR favorit, edutaiment, olahraga persahabatan, anjangsana, karnaval dan wahana kepalangmerahan.
Salahsatu keseruan kegiatan yang ada di hari pertama adalah kegiatan wahana kepalangmerahan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di area sekitar lokasi Jumbara yang diikuti oleh perwakilan empat anggota PMR dan satu pembina. Wahana kepalangmerahan merupakan kegiatan yang mengasah kemampuan anggota PMR dalam hal pengetahuan tentang siaga bencana, pertolongan pertama, tujuh prinsip palang merah, kepemimpinan, PHBS, sejarah dan lambang, donor darah, dan menejemen kepalangmerahan. Materi tersebut dipadukan dalam sebuah permainan besar serta membutuhkan kekompakan antara anggota PMR dan Pembina dalam menyelesaikan setiap tugas. Selama mengikuti kegiatan wahana kepalangmerahan semua peserta sangat antusias karena tertantang untuk menyelesaikan soal yang diberikan oleh panitia kegiatan.
Setelah mengikuti kegiatan wahana kepalangmerahan diharapkan peserta kegiatan dapat saling memahami dan mengenal teman anggota PMR lainnya. Selain itu peserta kegiatan dapat secara mudah menguasai materi PMR melalui kegiatan yang asyik dan menyenangkan. Setelah semua peserta menyelesaikan kegiatan wahana kepalangmerahan, panitia mengumpulkan semua peserta dan selanjutnya dilakukan evaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan. (Penulis: Mahfuzh)